Blog

Pentingnya Ibadah Keluarga

Langkah Pertama untuk Keluarga Kristen

Setelah hampir setengah abad dalam pelayanan, termasuk berkhotbah di 47 negara bagian, saya mengamati bahwa hanya sedikit keluarga Kristen yang mempraktikkan ibadah keluarga secara teratur. Saya bahkan berani mengatakan bahwa di sebagian besar gereja terbaik kita, kebanyakan pria terbaik kita tidak memimpin istri mereka – dan anak-anak jika mereka memilikinya - dalam ibadah keluarga.

Ingin Anak Anda Tetap Menjadi Kristen? Gandakan Pemuridan Di Rumah

Ingin Anak Anda Tetap Menjadi Kristen? Gandakan Pemuridan Di Rumah

Caption: Data menunjukkan bahwa apa yang Anda lakukan dengan waktu luang Anda memengaruhi pengembangan rohani jangka panjang keluarga Anda.

Kristus sang Pendidik

Di antara banyak alasan lainnya, Yesus mengagumkan karena Ia memiliki banyak segi; Ia bukan karakter datar atau karya seni minimalis satu titik di atas kanvas putih. Ia multi-dimensi.

Pelajaran Paling Penting yang Orang Tua Ajarkan

Menjadi ibu itu menyenangkan, tetapi menakutkan. Kita tidak pernah merasa jadi seperti seorang ahli karena topiknya terus berubah. Baru saja kita tahu bagaimana mengasuh balita, sekarang waktunya untuk sekolah dasar. Setelah kita memahami anak kecil, kita mengasuh remaja — dan kemudian, tiba-tiba, kita melambaikan tangan saat mereka melangkah ke perguruan tinggi.

Metode - Metode Belajar Alkitab

Oleh: Davida Dana (Evie)

Peran Alkitab: Formasi Rohani Anak

Apa yang menjadi formasi dari pembentukan rohani anak? Artikel ini akan menjelaskan kepada kita betapa pentingnya peran Alkitab dalam membentuk kerohanian anak.

Penggembalaan ala COVID-19

Seperti yang sudah kita ketahui, pandemi COVID-19 ini mengguncang dunia kita.

Mengapa Belajar Alkitab? Fondasi Pemuridan

Alasan yang pertama adalah banyak gereja yang melakukan pemuridan sebagai penambal. Gambarannya seperti sebuah ember yang bocor, di mana ember yang bocor ini tidak bisa menampung air, tidak bisa berguna, maka harus ditambal. Banyak gereja melakukan pemuridan sebagai penambal. Mengapa? Sebab, jemaat-jemaatnya, terutama jemaat-jemaat yang dewasa, justru pergi ke gereja lain karena tidak ada pembinaan yang cukup.